Tuesday, 25 June 2013

Renungan harian (diambil dari Filipi 4:8)

BERPIKIR POSITIF dapat menghancurkan semua tembok pemisah antara tidak bisa dan bisa (ANONIM)

Dunia berkata, bahwa berpikir positif dapat membawa kita kepada sukses, apa yang alkitab katakan mengenai hal ini ?

1. Alkitab mengajarkan tentang tidak sekedar berpikir yang positif, tapi yang benar, yang mulia, yang adil, yang suci, yang manis, sedap didengar, yang disebut kebajikan, dan patut dipuji.
Coba kita renungkan, apa itu benar, yang mulia, yang adil, yang suci, yang manis, dan yagn disebut kebajikan dan patut dipuji ? Apakah itu mengenai kesuksesan diri kita sendiri ? Tidak saudara-saudara, tapi hidup yang memeikirkan sesuatu untuk sesama kita dan hati yang takut akan Tuhan.

2. Mengapa perlu berpikir positif ? Apa yagn kita pikirkan, itulah akan munvul dalam perkataan dan perbuatan kita.
Ketika kita memikirkan, mengatakan, dan melakukan apa yang indah-indah diatas, maka akan memiliki damai sejahteram dan dapat membagikan damai sejahtera itu bagi orang lain. (ayat 9)

3. Apa untungnya berpikir negatif ? Berpikir negatif tentang sesama kita sama dengan menghakimi sesama kita akan hal yang belum tentu benar.
Berpikir negatif tentang hidup kita akan mendatangkan hal yang negatif juga, karena hati yang gembira adalah obat, tapi semangat yang patah keringkan tulang. Ingat ayat ini ?
Mari kita percaya bahwa rancangan Tuhan buat kita adalah yang terbaik (Yeremia 29:11)
\
Apa artinya kesuksesan, kekayaan, bila tidak ada damai sejahtera di hati ?

Apa yang akhir-akhir ini selalu kita pikirkan ?
Apakah itu benar ?
Apakah itu mulia ? Suci ? Manis ? Sedap didengar ? Disebut kebajikan ?
Dan patut dipuji ?
Mari kita pakai ayat ini untuk mengoreksi pikiran kita sehari-hari.

No comments:

Post a Comment